Humanisme dan Sesudahnya

Harga aslinya adalah: Rp22.001.Harga saat ini adalah: Rp22.000.

Humanisme dan Sesudahnya Gambaran Umum Humanisme dan Sesudahnya adalah karya pemikiran dari Kuntowijoyo yang membahas perkembangan humanisme serta kritik terhadapnya dalam perspektif Islam. Secara umum, buku ini mencoba menjawab pertanyaan besar: apakah humanisme Barat cukup untuk menjawab persoalan moral dan spiritual manusia modern? Melalui pendekatan historis dan filosofis, Kuntowijoyo menguraikan bagaimana humanisme berkembang sejak Renaissance […]

Deskripsi

Humanisme dan Sesudahnya

Gambaran Umum

Humanisme dan Sesudahnya adalah karya pemikiran dari Kuntowijoyo yang membahas perkembangan humanisme serta kritik terhadapnya dalam perspektif Islam. Secara umum, buku ini mencoba menjawab pertanyaan besar: apakah humanisme Barat cukup untuk menjawab persoalan moral dan spiritual manusia modern?

Melalui pendekatan historis dan filosofis, Kuntowijoyo menguraikan bagaimana humanisme berkembang sejak Renaissance hingga era modern, lalu menawarkan alternatif pemikiran yang disebutnya sebagai humanisme transendental.


Latar Belakang Pemikiran

Humanisme Barat menekankan manusia sebagai pusat (antroposentris). Dalam sejarahnya, gerakan ini membebaskan manusia dari dominasi otoritas gereja di Eropa. Namun, menurut Kuntowijoyo, ketika manusia menjadi pusat segalanya tanpa landasan transenden, muncul krisis nilai, sekularisme ekstrem, dan kekosongan spiritual.

Oleh karena itu, ia mengusulkan bahwa setelah humanisme, perlu ada tahap lanjutan—yakni humanisme yang tetap menghargai manusia, tetapi berakar pada nilai-nilai ketuhanan.


Gagasan Utama

Beberapa gagasan penting dalam buku ini antara lain:

  1. Kritik terhadap Humanisme Sekuler
    Humanisme modern dianggap terlalu menekankan rasio dan otonomi manusia, sehingga mengabaikan dimensi spiritual.

  2. Humanisme Transendental
    Konsep ini memadukan penghormatan terhadap martabat manusia dengan kesadaran akan Tuhan sebagai sumber nilai moral.

  3. Islam sebagai Kerangka Etika Sosial
    Kuntowijoyo melihat Islam tidak hanya sebagai agama ritual, tetapi juga sistem nilai yang membentuk masyarakat adil dan beradab.

  4. Ilmu Sosial Profetik
    Ia juga memperkenalkan gagasan ilmu sosial yang bersifat “profetik”, yaitu ilmu yang bertujuan membebaskan, memanusiakan, dan menuntun manusia pada nilai ketuhanan.


Relevansi

Dalam konteks modern—di mana teknologi maju tetapi krisis moral meningkat—pemikiran ini terasa relevan. Buku ini mengajak pembaca untuk tidak berhenti pada kebebasan manusia semata, tetapi melangkah ke tahap “sesudahnya”: humanisme yang bermakna spiritual.


Kesimpulan

Secara keseluruhan, Humanisme dan Sesudahnya adalah refleksi kritis atas perjalanan pemikiran Barat sekaligus tawaran pembaruan dalam perspektif Islam. Buku ini cocok bagi pembaca yang tertarik pada filsafat, teologi, dan pemikiran sosial kontemporer.

Ulasan

Belum ada ulasan.

Jadilah yang pertama memberikan ulasan “Humanisme dan Sesudahnya”

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Produk Terkait